Implementasi K13 Diharapkan Berjalan Baik

Share it:

Drs. Aloysius Jopeng, M.Pd
Papua, Dharapos.com
Kepala sekolah inti, guru inti dan instruktur kurikulum 2013 diharapkan dapat mengimplementasikan kurikulum tersebut dalam setiap proses belajar mengajar di kelas.

Demikian harapan yang disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Drs. Aloysius Jopeng, M.Pd kepada wartawan usai menutup kegiatan BIMTEK Calon Pendamping Kurikulum 2013 yang berlangsung di lantai 8 Hotel Jasmin, kota Jayapura, Provinsi Papua.

Calon pendamping, kata dia, adalah kepala sekolah inti dan guru yang merupakan instruktur yang dianggap mampu dan memiliki wawasan tentang K13 serta cukup baik dari sisi kemampuan mengajar sehingga direkrut untuk mengikuti Bimtek dimaksud.

“Mereka yang dinilai mampu dapat mengimplementasikan sekolah yang berada di pinggiran karena ada beberapa sekolah yang menjadi imbas dari sekolah inti serta memiliki tanggung jawab untuk bagaimana sekolah imbas juga bertumbuh khusus dalam penerapan K13 sehingga implementasi K13 dapat jalan dengan baik di setiap sekolah,” terang Jopeng.

Kepada peserta usai mengikuti kegiatan Bimtek, dirinya menghimbau agar saat kembali ke daerah masing-masing dapat melaksanakan kegiatan yang sama juga.

Lebih lanjut, jelas Jopeng, untuk kurikulum 2013 diakuinya ada kendala seperti masalah ketersediaan tenaga guru, karena untuk jumlah guru SD di Papua sebanyak 12 ribu dan ada program pelatihan dari LPMP tahun 2014 sekitar 5000 guru serta tambahan kuota 11 ribu sementara untuk guru SD ada sekitar 70 persen yang akan mengikuti pelatihan tersebut.

Selain itu, masih ada yang di garap sehingga guru SD diharapkan mampu menerapkan K13 bukan mengerti saja namun dapat menggunakan dalam pembelajaran sehari-hari.

“Untuk beberapa kegiatan, Disdikpora Provinsi telah menyampaikan kepada Dinas di kabupaten/kota untuk wajib mengadakan pelatihan bagi para guru agar terlatih dalam penerapan K13,” tutupnya. (DP-HRZ)
Share it:

Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga