Pemprov Telah Matangkan Kesiapan Sambut PON 2020 Di Papua

Share it:
Klemen Tinal, SE, MM
Papua, Dharapos.com
Wakil Gubernur Provinsi Papua, Klemen Tinal, SE MM menjelaskan, persiapan Pemerintah Provinsi Papua dalam menghadapi event empat tahunan ini sudah matang dengan mempertimbangkan berbagai aspek untuk mendatangkan income bagi daerah.

“Jadi, saya pastikan untuk PON XX tahun 2020 dimana kita mempunyai persiapan yang matang bahkan untuk PON XX tahun 2020 kita sudah usulkan master plan venue ke Bappenas sehingga saya pikir tidak ada yang perlu dipersoalkan lagi kalau dibandingkan dengan daerah lain,” ungkapnya kepada wartawan di Kantor DPR Papua, Selasa (7/7).

Untuk penganggaran pembangunan venue sendiri, lanjut Klemen, sesuai dengan petunjuk  Presiden Ir. Joko Widodo memang bakal dipikirkan lebih lanjut dimana untuk anggaran pembangunan venue dikoordinasi dengan Pemerintah Pusat dengan presentase yang akan disampaikan langsung ke Pemerintah Pusat.

“Kita dalam waktu dekat memang akan rapat untuk membahas tentang presentase anggaran pembangunan venue dimana pak Presiden Jokowi telah sampaikan untuk bagaimana kita membahas tentang hal tersebut dan segera disampaikan kepada Pemerintah Pusat,” ungkap Klemen.

Diketahui anggaran pembangunan venue di 5 cluster di Papua dipastikan mencapai 10 triliun rupiah dimana masih dipikirkan untuk pembagian anggaran pembangunan dari Pemerintah Pusat dan Pemprov Papua.

“Memang bakal dipikirkan untuk pembangunan venue apakah dari Rp. 10 triliun itu pemerintah pusat berikan alokasi Rp. 8 triliun dan Pemprov mendapat tangungan Rp. 2 triliun atau Rp. 8 triliun dari Pemprov atau Rp. 2 triliun dari Pemerintah Pusat,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Wakil Ketua KONI Pusat, Mayjen TNI ( Purn ) Suwarno mengatakan, untuk mempersiapkan diri menjadi tuan rumah PON XX tahun 2020 di Papua, setiap Kabupaten/Kota se – Provinsi Papua harus mempunyai satu cabang olahraga unggulan dan mengoptimalisasi Pembinaan Atlet.

“Di Jayapura ini punya potensi yang bagus untuk cabang olahrga dayung, nah hal ini harus terus digali dan dijadikan olahraga unggulan yang di persiapkan menghadapi PON 2020 di Papua,” Kata Mayjen TNI (Purn) Suwarno kepada wartawan di Jayapura, Minggu sore (5/7).

Untuk itu, tegas Suwarno, setiap Kabupaten/Kota wajib hukumnya untuk melakukan pembinaan Atlet satu cabang olahrga unggulan ini merupakan langkah Pemantapan agar kedepannya masing masing Kabupaten Kota dapat menentukan Satu Cabang Olahrga Unggulan.

Ditegaskan Suwarno, venue unutk pelaksanaan PON 2020 di Papua sudah harus dibangun dari sekarang, karena pembangunan venue tidak dapat diselesaikan dalam 2 atau 3 tahun. “Nah, kalau tidak selesai dikhawatirkan pada saat pelaksanaan PON 2020 venue tidak dapat digunakan,” ujarnya.

Untuk diketahui bersama bahwa Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah melakukan peletakan batu pertama soal Stadion Utama yang nantinya akan digunakan sebagai tempat pembukaan dan penutupan PON 2020,artinya Pemerintah juga menilai bahwa Infrastruktur juga bagian penting dari pelaksanaan PON 2020.Oleh karenanya KONI Pusat menghimbau agar Pembangunan Venue di Papua segera dilakukan dengan cepat.

(Piet)
Share it:

Jayapura

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga