Layanan Posyandu Membutuhkan Basis Data Terstruktur

Share it:
Wali Kota saat launching Sistem Informasi Posyandu
Jayapura, Dharapos.com 
Posyandu merupakan bentuk pelayanan kesehatan yang diselenggarakan untuk masyarakat dimana
membutuhkan tuntunan teknis kesehatan guna memaksimalkan layanan tersebut.

“Dibutuhkan suatu basis dasar data yang terstruktur secara baik dan juga dengan sistem komputerisasi,” ungkap Wali Kota saat melaunching Sistem Informasi Posyandu, di Kota Jayapura, Selasa (10/5).

Saat ini, perkembangan Kota Jayapura di semua sektor sangat luar biasa, salah satunya di bidang kesehatan khususnya dalam upaya menekan angka kematian ibu dan anak di negeri berjuluk “Port Numbay” ini.

“Bagaimana posyandu itu bisa berjalan dengan baik, sehingga gizi Ibu- ibu di kota dan di kampung dapat terpenuhi sehingga anak-anak yang dilahirkan dari proses persalinan mereka sehat, cerdas dan pintar,”  harap Walikota.

Guna mencapai target tersebut, saat ini 12 Puskesmas di Kota Jayapura telah membuka kelas-kelas ibu hamil, dan direncanakan 1 Puskesmas tambahan yang baru akan diresmikan berlokasi di depan PTC Entrop, dan akan dijadikan sebagai Puskesmas Percontohan di Tanah Papua. Bahkan di tiap-tiap Puskesmas akan dilengkapi dengan alat-alat canggih.

“Saya tidak ingin banyak orang yang meninggal tetapi rakyat saya harus berumur panjang,” imbuhnya.
Semula pada 2011 lalu, angka harapan hidup manusia mencapai 60 tahun namun saat ini di tahun ke 5 kepemimpinan dirinya, sudah mencapai 75 - 76 tahun angka harapan hidup manusia di kota Jayapura.

“Sebagai barometer pendidikan di kota Jayapura maka kita aplikasikan hal ini dengan baik dan menjadi contoh bahwa ini adalah peran dari keluarga dalam hal ini  adalah bagaimana peran seorang ibu mengarahkan dan membina keluarganya dengan baik,”  lanjutnya.

Pria yang akrab disapa BTM ini juga berharap ibu-ibu di kota Jayapura menjadi pribadi yang amanah sebagaimana Maria yang memilih duduk di bawah kaki Yesus serta setia melayani, mengayomi dan menuntun keluarganya dengan baik.

“Sesuai visi Pemerintah, Kota Jayapura adalah tempat hidup orang-orang beriman, yang takut dan bertakwa kepada Tuhan serta tidak melakukan kekerasan dalam rumah tangga, mengonsumsi narkoba atau minuman keras,” kembali harapnya.

BTM juga mengaku bangga dengan makin menurunnya angka kriminalitas.

Karena itu, SK Wali Kota akan diterbitkan kepada semua SKPD untuk membina dan membimbing posyandu - posyandu yang ada di wilayah kota Jayapura dengan baik.

Ia juga pada kesempatan tersebut, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Papua yang telah resmi menutup peredaran miras di tanah Papua termasuk di kota Jayapura sehingga seluruh tanah Papua aman dan damai.

Lebih lanjut, jelas BTM, Kota Jayapura sedang menuju kepada kota Smart City sama dengan 23 Kota lainnya  di seluruh Indonesia yang kini diperhitungkan di kancah nasional atas kemajuan yang telah dicapai.

“Wali Kota terkenal di dunia Ibu Risma pun kagum saat mengunjungi Kota Jayapura dan menyatakan bahwa Surabaya masih kalah karena kota Jayapura lebih bersih dari kotanya, Begitu pula dengan keramah-tamahan orang Papua yang dikenal sangat baik karena terbuka kepada semua suku bangsa di seluruh Indonesia hingga tingginya penghargaan atas nilai toleransi beragama,” jelasnya.

Bahkan berbagai penghargaan yang diterima Kota Jayapura telah menjadi contoh bagi Papua dan Papua Barat dalam hal kerja sama dan koordinasi dengan seluruh instansi dalam rangka memajukan ibukota provinsi di ujung timur Indonesia ini.

“Tak bisa dilupakan pula, ibu-ibu telah membantu kita sehingga kota ini menjadi bersih hingga menggondol prestasi tiga kali meraih piala Adipura hingga 2016 ini dan yang akan terus kita pertahankan menjadi kota unggul dan menjelma sebagai wajahnya Papua bagi Indonesia,” cetusnya.

Di akhir sambutannya, putra asli Port Numbay mengajak seluruh pemangku kepentingan dan elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kota Jayapura sebagai rumah, istana dan honai bersama serta hidup rukun, damai dan saling menghormati satu dengan yang lain dalam bingkai NNKRI.

Sementara itu, ketua TP - PKK Kota Jayapura, Ny.Cristhina R. I. L. Mano, S.IP,M.AP juga berharap masing-masing SKPD dapat membantu Posyandu dengan satu unit laptop sehingga kegiatan Sistem Informasi Posyandu benar-benar dapat dilaksanakan dengan baik bahkan dasa wisma.

“Tahun ini telah dilaksanakan kegiatan tersebut di 3 distrik dan 2 distrik lain akan menyusul,” tambahnya.

Ia juga berharap program Posyandu melalui penerapan Sistem Informasi Posyandu akan menjadi contoh untuk Provinsi Papua.

(HAR)
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga