Sohilait Jabat Plh Hingga Penunjukan Penjabat Lanny Jaya

Share it:
Plh. Bupati Lanny Jaya, Christian Sohilait
Jayapura, Dharapos.com 
Pelaksana Tugas Harian (Plh) Bupati Lanny Jaya, Christian Sohilait memastikan bahwa tugas yang diembannya saat ini pasca Bupati dan Wakil Bupati setempat mengakhiri jabatan mereka pada tanggal 25 Oktober lalu.

“Pemerintahan kabupaten saat ini diserahkan kepada saya yang di perkuat dengan radiogram dari Gubernur Papua yang saya terima tanggal 26 Oktober untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan,” jelasnya saat dikonfirmasi terkait kelanjutan roda pemerintahan di kabupaten yang berada di kawasan Pegunungan Tengah Papua ini.

Sohilait menegaskan tugas Plh yang kini disandangnya akan berlaku hingga penunjukan Penjabat Bupati Kabupaten Lanny Jaya.

Terkait persiapan jelang Pilkada, saat apel gabungan terakhir, telah disampaikan beberapa hal kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Lanny Jaya, agar pada Pemilihan kepala daerah harus dipastikan berjalan aman.

“Artinya, ASN tidak boleh menjadi masalah, karena kita sebagai pelaksana dan penyelenggara dengan mendukung KPUD dan Panwas, pada Pilkada pada Februari 2017 mendatang,” tegasnya.

Pemkab Lanny Jaya, lanjut Sohilait, telah mengeluarkan himbauan agar semua ASN mempunyai hak dan kewajiban untuk melakukan proses pilkada tapi tidak boleh terlibat.

Salah satunya, apabila ASN terlibat dan ditangkap oleh Panwas maka calonnya bisa di gugurkan.

“Karena itu, apabila sayang terhadap calon, janganlah terlibat politik praktis,” imbuhnya.

Selain itu juga Pemilukada diharapkan berjalan dengan baik, namun juga tidak mengganggu proses kegiatan pembangunan.

Ia juga mengingatkan situasi keamanan yang bersifat provokatif saat kampanye dapat membuat masalah, atau melibatkan orang luar juga bisa membuat kerawanan kamtibmas.

“Karena saat keamanan kacau, kantor dibakar, fasilitas pemerintah di bakar tentu akan menimbulkan kerugian yang cukup besar,” sambung Sohilait.

Begitu pula dengan akses jalan menuju Kota/Kabupaten juga hanya satu, sehingga kalau jalan diblokir, maka distribusi barang  dan jasa menuju Tiom akan terhambat.

Bahkan, sekolah-sekolah pun, perkantoran akan tutup karena ketakutan, bahkan suster dan dokter karena ketakutan bisa lari meninggalkan tugas pelayanan kesehatan bagi masyarakat hingga pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat di kantor Bupati akan terganggu.

“Karena itu, himbauan telah dikeluarkan oleh Pemda agar semua pihak tetap menjaga situasi keamanan,” tukasnya.

(HAR)
Share it:

Papua

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga