PPDB SMAN 1 BIAK terapkan sistem offline semi online

SMA Negeri 1 Biak Kota pada pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tahun ini menerapkan sistem penerimaan model offline semi online.
Share it:
Plt.Kepala SMAN 1 Biak, Ruben Faknik, S.Pd
Biak, Dharapospapua.com - SMA Negeri 1 Biak Kota pada pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tahun ini menerapkan sistem penerimaan model offline semi online.

Plt.Kepala SMAN 1 Biak, Ruben Faknik S.Pd kepada Dharapospapua.com mengaku jika tahun ini di lakukan PPDB dilakukan secara offline semi online untuk kepentingan penilaian.

"Sementara , pada tahun lalu PPDB memang dilakukan secara online," akuinya.

Dirincikan, ada tiga kriteria yang diutamakan pada penerimaan siswa tahun ini yaitu nilai rata-rata ujian nasional, nilai ujian sekolah dan nilai rapor semester 1 - 6.

"Kami rata-ratakan nilainya semua, kemudian dirangking dari nilai tertinggi hingga nilai terendah,” rinci Ruben.

Jelasnya, alasan PPDB dilakukan offline semi online, agar membantu memberikan motivasi dan semangat bagi peserta didik yang selama ini nilai nasionalnya ambruk dikarenakan soal yang agak sulit.

Sehingga mereka tetap bersemangat dalam mempertahankan potensi mereka.

Padahal sebelumnya, lanjut Ruben, sewaktu kelas 1 dan 2 mereka rangking tetapi pada ujian nasional mungkin grogi atau faktor lainnya sehingga nilai mereka ambruk dan tidak mendapat potensi nilai yang baik.

"Inilah tujuan kami dari pihak sekolah melakukan penerimaan secara offline semi online,” tandas Ruben.

Pada kesempatan itu, ia juga menjelaskan kepada masyarakat bahwa dalam PPDB ini, SMAN 1 Biak Kota untuk tahun 2018, hanya akan menerima sebanyak 360 siswa.

Jumlah ini disesuaikan dengan 8 ruang belajar, dan kemampuan mengajar tenaga guru.

“Oleh sebab itu bagi warga, apabila pada saat pengumuman kelulusan pada tanggal 7 Juli 2018 nanti ada siswa yang tidak diterima di SMA Negeri 1 Biak, diharapkan agar bisa memahami kondisi yang ada,” harapnya.

Ruben mengakui banyak sekali siswa bahkan para orang tua yang antusias untuk dapat diterima di SMAN 1 Biak Kota tetapi kendala utama yakni ruang belajar yang terbatas dan juga kemampuan tenaga pengajar.

“Apabila siswa melebihi kapasitas maka imbasnya adalah tenaga pengajar tidak dapat melakukan tugas dengan baik dan hal membuat kami mudah dipersalahkan terkait pendidikan siswa,” bebernya.

Ruben juga memastikan untuk tahun ini, dirinya telah menyampaikan kepada para guru bahwa tidak ada jatah yang diberikan kepada mereka.

"Kami mencoba melakukannya sehingga menjadi catatan bagi semua pihak yang mempunyai keterkaitan dengan sekolah ini untuk menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Terkait hak ulayat kepemilikan tanah yang berhubungan dengan tempat sekolah dibangun, Ruben mengakui memang tetap diberikan tetapi tidak harus melebihi kapasitas.

"Karena yang mengajar dan mengurus siswa adalah kami para guru di sekolah ini. Untuk itu diharapkan pengertian semua pihak agar kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Biak Kota dapat berjalan dengan baik," harapnya.

Pantauan media ini, hingga hari ke 2 siswa yang telah mendaftar di SMAN 1 Biak Kota sebanyak 574. Sedangkan pada hari ke 3 masih ada sebagian kecil yang melakukan pengisian data offline semi online.

(Hend DK)
Share it:

Pendidikan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga