Pengelolaan sagu di Meranti jadi motivasi bagi Papua

Komisi II DPR Papua, beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke Kabupaten Meranti, Provinsi Riau untuk melihat pengelolaan sagu di wilayah itu.
Share it:
Ketua Komisi II DPR Papua, Herlin Beatrix Monim
Jayapura, Dharapospapua.com - Komisi II DPR Papua, beberapa waktu lalu melakukan kunjungan ke Kabupaten Meranti, Provinsi Riau untuk melihat pengelolaan sagu di wilayah itu.

Menariknya, rombongan legislator asal Papua ini tak kaget, malah sebaliknya  menjadikannya sebagai motivasi bagi pengembangan sagu di provinsi paling timur Indonesia ini.

Ketua Komisi II DPR Papua, Herlin Beatrix Monim menuturkan dalam peninjauan di sana, terlihat hanya berapa kelompok saja yang mengelola sagu.

"Hutan yang mereka punya adalah hutan budidaya dan Pemerintah pusat memberikan perhatian, bahkan mendapat bantuan hampir dua miliar," akuinya, Kamis (16/8/2018).

Menurut Beatrix, dalam mengelola hutan sagu yang ada di Papua, Pemerintah setempat harus mendorong Pempus melalui dana APBN untuk memberikan anggaran khusus dalam memperhatikan pangan lokal di wilayah ini.

Apalagi Papua memiliki hutan sagu terbesar di dunia, ketimbang ang dimiliki kabupaten Meranti dengan luas tidak sampai 1000 Hektar.

"Dan itu berarti perhatian Pemerintah Pusat akan lebih untuk Papua," sambungnya.

Meski demikian, ada hal yang perlu di lakukan yaitu mendorong untuk penganggaran khusus menangani sagu di Papua mulai dari bagaimana memproduksi, mengelola serta melakukan pembinaan kepada masyarakat petani sampai pada hasil produksi dan pemasarannya.

"Kami berharap Pemerintah juga SKPD terkait agar sekarang ini menjadikan perhatian kita bersama bagaimana supaya masyarakat pemilik tanah ulayat ini terlibat langsung dalam pengelolaan pangan lokal," harapnya.

Mengingat begitu limpahnya hasil hutan sagu yang dimiliki masyarakat hak ulayat.

"Namun kenyataannya hingga sekarang ini masih terkendala pemasaran," tukasnya.

(Vian)
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga