Wali Kota : Tanamkan rasa cinta tanah air kepada anak sejak dini

Para guru Taman Kanak-Kanak (TK) maupun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diminta untuk menanamkan tentang moral dan etika kepada anak-anak sejak dini.
Share it:
Wali Kota, DR. Benhur Tomi Mano, MM saat acara Gebyar PAUD TIngkat Kota Jayapura 
Jayapura, Dharapospapua.com - Para  guru Taman Kanak-Kanak (TK) maupun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diminta untuk menanamkan tentang moral dan etika kepada anak-anak sejak dini.

"Begitu juga, rasa cinta tanah air harus ditanamkan, kepada anak-anak ini, karena sekali Merah Putih tetap merah putih, sekali NKRI tetap NKRI,” demikian disampaikan Wali Kota, DR. Benhur Tomi Mano, MM saat membuka acara Gebyar Anak Usia Dini se Kota Jayapura dalam rangka memperingati HUT RI ke 73 di aula Sian Soor, kantor Wali Kota, Rabu (15/8/2018).

Kegiatan yang di helat Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Indonesia (GOPTKI) mengusung tema "Membangun Karakter Anak untuk Mewujudkan Generasi Emas".

Ia juga meminta agar cikal bakal generasi penerus bangsa ini selalu diingatkan, bahwa 1 Mei 1969,
Papua telah kembali ke NKRI. Sehingga mereka akan paham bahwa tidak ada negara yang didirikan di atas negara dan tidak ada bendera selain Merah Putih.

"Ingatan ini akan terus terbawa saat anak-anak ini mulai beranjak di tingkat SD, SMP SMA bahkan ke perguruan tinggi," cetusnya.

Benhur juga tekankan agar anak-anak Muslim ditanamkan soal dua kalimat syahadat, lima rukun Islam dan cara sholat 5 waktu dengan baik.

"Dan luangkan waktu 5-10 menit kepada mereka," imbuhnya.

Sementara bagi yang Nasrani, para guru diminta untuk terapkan 2 hukum kasih, kesepuluh firman
Tuhan dan doa "Bapa kami" demi melahirkan anak-anak yang takut kepada Tuhan dan bermartabat, menghormati orang tua dan sesama mereka sendiri.

"Jika mereka memahami agama dengan baik maka mereka juga tidak melakukan hal-hal yang negatif atau salah," tukasnya.

Bunda PAUD kota Jayapura,Ny. Kristhine Mano, S.Ip, M.AP mengakui akhir-akhir ini degradasi moral dan mental anak-anak kondisinya sudah sangat memprihatinkan.

Sehingga para guru dan juga orang tua harus benar-benar menanamkan rasa cinta kepada Tuhan , bangsa dan negara ini selalu terpatri dalam hidup mereka.

Ia juga mengaku heran dengan tingkah laku anak-anak saat ini yang ia nilai akibat kurangnya perhatian dari orang tua dan para guru bahkan pribadi mereka sendiri.

Parahnya lagi, banyak hal yang dilakukan berlawanan dengan peraturan perundang-undangan.

"Karena itu, selaku Bunda PAUD Kota Jayapura, saya berharap peran para guru maupun orang tua dalam menanamkan rasa cinta kepada Tuhan, terhadap tanah air dan juga sesama, hingga menjadikan generasi emas bangsa," tandasnya.

Sementara itu, Ketua GOPTKI setempat, Ny. Johana J. Siahaya, SIP menambahkan tujuan dilaksanakan Gebyar Anak Usia Dini ini adalah untuk menumbuhkembangkan rasa patriotisme dalam diri anak, menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada anak sejak dini dan memotivasi anak untuk menumbuhkembangkan kreativitasnya lewat kegiatan atraksi performance dan menumbuhkan keceriaan pada peserta

Peserta gebyar  sebanyak 500 anak dari  pendidikan usia dini  5 Distrik se Kota Jayapura

Pantauan media ini, orang nomor satu di ibukota Provinsi Papua ini langsung mendengarkan salah satu anak dari TK Betlehem Perumnas I Waena, Izak Harun membawakan doa "Bapa Kami".

Kemudian satu anak lainnya, Kirada asal PAUD Aisyiah Abepura yang menyebutkan kalimat syahadat.

(Har)
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga