600 Warga Biak Positif Terjangkit TBC

Sebanyak 600 warga Biak Numfor terbukti positif terjangkit TBC
Share it:
Foto Ilustrasi Penderita TBC
Biak, Dharapospapua.com - Sebanyak 600 warga Biak Numfor terbukti positif terjangkit TBC.

Demikian pernyataan, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan setempat, Ruslan, M.Kes (Epid) pada pertemuan Monitoring Evaluasi dan Validasi Data Program TBC di Kabupaten Biak Numfor Tahun 2018 dilaksanakan di Hotel Mapia, Senin (15/10/2018).

Sejumlah tenaga medis menjadi peserta pada kegiatan tersebut.

“Penderita TBC yang ditemukan dalam satu tahun di semua fasilitas kesehatan, kurang lebih ada 600 kasus,” ungkapnya.

Ruslan merincikan, dari jumlah 600 kasus TBC ini, 50 persen pasien terdeteksi di RSUD sedangkan 
untuk 21 Puskesmas yang ada di Biak Numfor.

"Pasien TBC terbanyak ada di Puskesmas Biak Kota," rincinya.

Terkait gejala awal, Ruslan menjelaskan gejala utama TB yaitu batuk lebih dari 2 minggu terus-menerus.

"Walaupun telah mengonsumsi obat, segeralah untuk periksakan diri ke Puskesmas atau dokter,” jelasnya.

Kepala Seksi P2P Dinkes Biak Numfor Lukas Linggi, SKM menjelaskan TBC adalah penyakit menular paru-paru yang disebabkan oleh basil Mycobacterium Tuberculosis.

"Penyakit ini ditularkan dari penderita TB aktif yang batuk dan mengeluarkan titik-titik kecil air liur dan terhirup oleh orang sehat yang tidak memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit ini yang berada disekitar orang yang terkena TBC,” terangnya.

Ditambahkan, TB paling sering menyerang paru-paru dengan gejala klasik berupa batuk, berat badan turun, tidak nafsu makan, demam, keringat di malam hari, batuk berdarah serta nyeri.


(Hend DK)
Share it:

Kesehatan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga