Manajemen RSUD Abepura Terus Berbenah

Meski telah menyandang status paripurna atau bintang lima, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura terus berbenah.
Share it:
Direktur RSUD Abepura,  dr. Nikodemus Barends,  M. Kes (tengah)  saat memberikan pernyataan pers didampingi jajarannya
Jayapura, Dharapospapua.com – Meski telah menyandang status paripurna atau bintang lima, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abepura terus berbenah.

Salah satunya dalam rangka menyambut pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2020 mendatang.

Sejumlah fasilitas, sarana dan prasarana terus dilengkapi termasuk alokasi anggaran yang cukup besar untuk melayani peserta PON XX.

Khususnya bagi tim yang melayani di luar gedung khusus pada setiap venue.

Direktur RSUD Abepura,  dr.  Nikodemus Barends, M. Kes mengakui jika pihaknya bercita-cita untuk memiliki mobil ICU.

Hanya saja, keinginan tersebut tidak bisa diproses dengan menggunakan dana DAK, tapi harus diproses melalui e-Katalog.

"Untuk mengantisipasi itu, kami sementara memesan mobil biasa sambil melangkapi peralatan.
Dan saat ini sudah ada dua unit mobil ambulans," akuinya.

Kendati demikian, pihaknya menargetkan minimal 6 unit mobil  baru untuk melayani PON nanti.

"Kami juga  telah merancang untuk 16 tim namun rancangan dari panitia besar PON belum terlalu rinci," ujar Nikodemus.

Lanjutnya, di  tahun ini pula RSUD Abepura akan menggelar pelatihan bagi para perawat dan dokter yang mempunyai spesifikasi khusus untuk penanganan gawat darurat di even olahraga nasional 4 tahunan ini.

Ditegaskan pula,  untuk kriteria tipe sebenarnya bukan pada akreditasi namun sarana dan prasarana serta SDM yang memadai.

Karena hal inilah yang menentukan untuk sebuah rumah sakit termasuk RSUD Abepura untuk naik tipe," tukasnya.

Sementara itu,  dr. Lilya Wildhani yang juga Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Abepura menambahkan setelah terakreditasi di akhir 2017 lalu langsung mendorong pihaknya untuk melengkapi dokumen yang masih kurang.

Termasuk lembar ceklist sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 54 Tahun 2016 tentang kualifikasi RS.

"Jadi, dari hasil pemeriksaan Biro Organisasi Pemerintah Provinsi Papua, RSUD Abepura sudah harus naik tipe. Kami hanya menunggu nomor surat keputusan penetapan untuk menyurat ke Kementrian Kesehatan," terangnya.

Untuk sarana prasarana, pihaknya tetap mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2016 tentang persyaratan sarana prasarana RS.

Lilya juga mengakui walaupun lulus terakreditasi dengan bintang 5 namun masih ada PR yang harus dilengkapi.

"Kami akan tetap berusaha untuk melengkapinya karena akreditasi ini merupakan proses untuk berubah. Meski bukan berarti akreditasi itu langsung membawa sebuah rumah sakit untuk menjadi lebih baik," sambungnya.

Lilya merincikan pula, jumlah tenaga medis di RSUD Abepura untuk  dokter umum sebanyak 20 orang, dokter spesialis 26 orang dan dokter gigi 6 orang.

"Sudah sejak lama RSUD Abepura jadi rumah sakit rujukan untuk melayani pasien dari kabupaten- kabupaten lain yang ada di Papua." pungkasnya.

(Har) 
Share it:

Kesehatan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga