Masalah dengan KPK Jangan Hambat APBD Papua

Masalah antara penyidik KPK dengan pejabat Papua yang terjadi di Hotel Borobudur, Jakarta baru-baru ini, diharapkan tidak sampai menghambat jalannya proses Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua tahun 2019.
Share it:
Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize
Jayapura, Dharapospapua.com - Masalah antara penyidik KPK dengan pejabat Papua yang terjadi di Hotel Borobudur, Jakarta baru-baru ini, diharapkan tidak sampai menghambat jalannya proses Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua tahun 2019. 

Wakil Ketua I DPR Papua, Edoardus Kaize dalam pernyataanya menegaskan permasalahan antara KPK dengan pejabat Papua di Hotel Borobudur itu, tidak boleh menyita waktu untuk kelanjutan pembahasan APBD Provinsi Papua tahun anggaran 2019. 

“Itu tidak boleh menghambat proses APBD Papua, termasuk penyerahan DPA,” tegasnya, Kamis (28/02/2019). 

Menurut pria yang akrab disapa Edo ini, permasalahan tersebut sebenarnya terlalu kecil dan tidak perlu dibesar-besarkan. 

“Itu urusan di polisi, bukan urusan kita. Tapi, yang urusan besar adalah kelanjutan APBD 2019,” cetusnya.

Politisi DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua ini, mengingatkan jika banyak agenda besar yang dihadapi Pemprov termasuk DPR Papua, termasuk persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX pada 2020 mendatang. 

“Masalah dengan KPK, tidak boleh menyita waktu kita. Kalau sampai menyita waktu, berarti itu bisa diduga ada konspirasi untuk menggagalkan PON XX tahun 2020 di Papua. Jadi, itu tidak boleh terjadi,” tegas Edo.

Sebagai unsur pimpinan DPR Papua, dirinya meminta proses APBD Provinsi Papua 2019 dikembalikan dan mulai jalankan lagi baik eksekutif dan legislatif dari hasil konsultasi APBD dari Kementerian Dalam Negeri untuk ditindaklanjuti.

“Segera ditindaklanjuti, sampai pelaksanaan APBD tahun 2019, tidak boleh tertunda hanya karena masalah dengan KPK,” tukasnya

Sebelumnya, pejabat Papua sempat terlibat konflik dengan penyidik KPK saat berada di Hotel Borobudur, Jakarta. 

Kemudian persoalan tersebut ditindaklanjuti penyidik KPK dengan melaporkan adanya dugaan penganiayaan ke Polda Metro Jaya.

(Vian)
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga