Jalan Protokol Harus Bebas Dari Sampah

Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kebersihan setempat Ir, Ketty Kailola berharap kepada seluruh masyarakat di wilayah itu untuk tidak membuang sampah di sisi kiri dan kanan jalan protokol.
Share it:
Wali Kota DR. Benhur Tomi Mano, MM saat melakukan sidak sampah di sepanjang Jl. Koti, Numbay, Jayapura Selatan
Jayapura, Dharapospapua.com – Wali Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kebersihan setempat Ir, Ketty Kailola berharap kepada seluruh masyarakat di wilayah itu untuk tidak membuang sampah di sisi kiri dan kanan jalan protokol.

Karena seluruh areal jalan protokol harus bersih dan bebas dari sampah.

"Ya, kami minta kepada seluruh masyarakat Kota Jayapura baik yang menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua ataupun pejalan kaki  untuk tidak membuang sampah di sepanjang jalan protokol," imbaunya seusai melakukan sidak kebersihan di jalan protokol pusat Kota Jayapura, pekan kemarin.

Dan sebagai dinas yang menangani kebersihan di kota ini, maka pihaknya harus memaksimalkan tupoksi itu.

Termasuk, ada petugas kebersihan yang tidak melaksanakan tugasnya dengan baik dalam membersihkan sampah yang dibuang masyarakat pun menjadi perhatian bagi korlip dan korlap.

“Saya sudah terhierarki dan kita punya koordinator termasuk dalam penanganan sampah ada Korwil dan Korlap, nantinya akan ditegur. Karena mereka diberikan gaji sehingga mereka harus memaksimalkan tugas dan fungsinya,” cetus Ketty.

Untuk itu, kembali ia mengimbau kepada masyarakat untuk sadar dan tidak membuang sampah di sembarang tempat.

“Jadi, memang petugas kebersihan sudah bekerja maksimal menjalankan tugas namun masih ada masyarakat yang membuang sampah di bahu bahu jalan,” bebernya.

Sementara itu, mengenai sampah di pertamanan, diakuinya, tidak terintegrasi dengan pihaknya di DLH karena pertamanan melakukan pembersihan sendiri dan petugas kebersihan baru akan mengeksekusi sampah-sampah tersebut.

Namun untuk kebersihan laut, Pemerintah kota melalui DLH dan Kebersihan memiliki petugas yang dilengkapi dengan 3 armada speedboat untuk mengangkut sampah dari kampung-kampung.

Ke 3 armada speedboat tersebut berada di Kampung Tobati dan Kayu Pulo serta Kayu Batu.

“Itu pun setelah selesai rutinitas baru dilakukan penyisiran sampah di laut,” sambung Ketty.

Pernyataan ini juga sekaligus menanggapi postingan di media sosial oleh salah satu pengguna akun Facebook terkait sampah di pesisir Teluk Youtefa.

Ketty meminta untuk tidak mengupload postingan-postingan yang sudah beberapa bulan lalu.

“Ini petugas kebersihan terus melakukan pengawasan di sekitar Teluk Youtefa,” tegasnya.

Ketty juga secara khusus menyoroti keberadaan grup Facebook IKKJ yang diketahui selaku pihak yang sempat menyajikan postingan-postingan dimaksud.

“Admin harus pandai dan cerdas untuk melihat postingan dari masyarakat,” cetusnya.

Ketty menegaskan pula, Pemkot telah 6 kali berturut-turut menerima Adipura sebagai wujud komitmen Wali Kota Jayapura untuk tetap pertahankan kebersihan di wilayahnya.

“Adipura bukan menjadi target namun kebersihan harus terutama karena terintegrasi dengan visi misi Pemerintah Kota Jayapura,” tukasnya.

(Har)
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga