330 Peserta Asal 3 Provinsi Ramaikan Rugby Open di Kota Jayapura

Menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 mendatang, Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Provinsi Papua dan Kota Jayapura menggelar turnamen Rugby.
Share it:
Ketua KONI Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM saat membuka turnamen
Jayapura, Dharapospapua.com - Menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX  tahun 2020 mendatang, Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) Provinsi  Papua dan Kota Jayapura menggelar turnamen Rugby.

Bertajuk Papua Rugby Open Tournament ke VI, event tersebut diramaikan 330 peserta asal 3 provinsi yakni Papua, Papua Barat dan Bali.

Pembukaan turnamen berlangsung di lapangan Trikora, Kota Jayapura, Sabtu (3/8/2019).

Ketua Panitia Desy Wanggai dalam laporannya mengatakan, open turnamen ini sebagai silaturahmi antar klub Rugby di tiap daerah di Papua dengan seluruh pengurus dan anggota.

Selain itu, dalam rangka meningkatkan kemampuan dan sportivitas para pemain dalam menyongsong PON  XX tahun 2020 di Papua.

Peserta turnamen Rugby adalah dari Kota dan Kabupaten Jayapura,  Mimika, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Barat dan Bali.

Jumlah pemain sebanyak 330 orang yang terbagi dalam 11 tim putra, 5 tim putri dan 2 tim junior putra.

Ketua KONI Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM secara resmi membuka  turnamen tersebut.

Dalam sambutannya, Papua merupakan daerah yang diberikan banyak kelebihan oleh Tuhan bukan hanya sumber daya alam yang melimpah tapi juga sumber daya manusia khususnya dalam bentuk fisik yang diberikan kelebihan dari segi postur, kekuatan dan ketahanannya.

Sehingga tidaklah berkelebihan kalau Papua banyak melahirkan atlet-atlet berbakat hampir di semua cabang olahraga yang telah berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional.

"Tidak asing lagi ketika kita berbicara tentang sepak bola, atlet dayung ataupun tinju," ungkapnya.

Bahkan, salah satu cabang olahraga yang beberapa tahun belakangan ini telah diminati masyarakat Papua yaitu Rugby.

Rugby merupakan olahraga asal Inggris yang berkembang di negara-negara persemakmuran.

Rugby juga merupakan sejenis permainan sepak bola yang dimainkan oleh dua tim dan setiap tim mencoba mencetak skor dengan cara melontar atau membawa bola.

Olahraga ini juga merupakan yang paling kasar dan keras juga lasak serta selalu bergerak dan tidak dapat diam.

Bahkan juga sebagai salah satu olahraga untuk membentuk kepribadian seseorang melalui bentuk disiplin yang tinggi dan dianggap permainan pria sejati untuk beberapa pihak.

"Melihat dari penjelasan mengenai rugby dan dihubungkan dengan kelebihan postur kekuatan dan ketahanan fisik yang dimiliki masyarakat Papua maka tidak heran cepat disukai dan berkembang menjadi salah satu olahraga favorit di kalangan masyarakat Papua selain sepak bola, dayung dan tinju," sambungnya.

Untuk itu, pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Jayapura ini memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Persatuan Rugby Papua yang berupaya memasyarakatkan olahraga ini dengan menyelenggarakan berbagai turnamen setiap tahunnya.

Dan tahun ini adalah Papua Rugby Open Turnamen ke - VI.

"Turnamen ini harus menjadi alat atau sarana yang mampu melahirkan jiwa raga yang sehat, disiplin dan sportivitas yang tinggi," harapnya.

Kepada seluruh klub Rugby yang menjadi peserta, Benhur mengingatkan untuk selalu meningkatkan rasa kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, memperkokoh persatuan dan kesatuan menuju Papua khususnya Kota Jayapura yang maju dalam bidang olahraga Rugby.

Panitia penyelenggara juga diingatkan untuk memberikan yang terbaik kepada peserta sehingga tidak ada komplain dari para peserta.

Karena hal ini sangat penting dan menjadi pelajaran berharga mengingat Kota Jayapura termasuk dalam 1 dari 5 Kota/Kabupaten sebagai tuan rumah PON XX Tahun 2020 di Provinsi Papua.

Benhur juga berpesan untuk seluruh peserta agar dalam bertanding selalu menunjukkan sportivitas demi meraih prestasi terbaik, tercepat dan terkuat.

"Kalah atau menang adalah hal biasa," tandasnya.

Tak lupa kepada para wasit dan pengawas pertandingan agar dalam memimpin dan mengawasi setiap laga harus secara profesional, objektif dan menjunjung tinggi norma serta kehormatan.

 (Har)
Share it:

Olahraga

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga