Waromi: Tidak Ada Alasan Tidak Melantik Anggota DPR Papua Periode 2019-2024

Jayapura, Dharapospapua.com - Sekretaris DPR Papua Julia Waromi menyatakan tidak ada alasan tidak melantik anggota DPR Papua periode 2019-2024 karena masa jabatan anggota DPRP periode sebelumnya berakhir 30 Oktober. “Kami telah menerima SK dari pusat pada 29 Oktober pagi, sehingga pada siangnya langsung dilakukan Rapat Banmus untuk menetapkan pelantikan pada 31 Oktober besok,” ungkapnya di Jayapura, Rabu (30/10/2019). Waromi katakan, awalnya juga ada isu berkembang bahwa kemungkinan molor karena terkait dengan pengangkatan 14 kursi. “Tapi kami tunggu hingga proses 14 belum, masih kami tunggu dari eksekutif. Makanya apapun tetap jalan besok pelantikan tidak bisa tidak," tegasnya. Menurut Waromi, pihaknya sudah mengirim surat ke Kepala Pengadilan Tinggi Papua karena Kepala Pengadilan Tinggi yang akan melantik para anggota dewan. Dalam pelantikan itu diperkirakan 500 tamu undangan akan hadir dan hanya tamu undangan ini yang diperbolehkan masuk dalam ruang sidang. "Tamu dari pusat kalau tidak ada halangan Dirjen Otda akan hadir. Kemudian anggota DPR RI dari daerah pemilihan Papua yakni Komarudin Watubun, Yan Mandenas, Sulaeman Hamzah," ujarnya. Diungkapkan Waromi, untuk masalah pengamanan, pihaknya sudah menyurati Kapolda minta pengamanan mengantisipasi hal-hal tak diinginkan. Setelah dilantik para anggota dewan akan langsung dilakukan pemilihan ketua sementara untuk melaksanakan pembentukan alat kelengkapan dewan dan pembekalan. "Ketua sementara yang tandatangan SPPDnya terkait pembekalan, Tapi siapa ketua sementara akan dikembalikan kepada anggota dewan," tandasnya. Waromi menambahkan, terkait 14 kursi hingga kini belum ada SK-nya sehingga 55 anggota dewan yang ada kini yang didahulukan. “Kalau mekanisme 14 kursi jalan sesuai dan ada SK dari Jakarta tentu akan dilantik. Pembekalan itu dengan sendirinya. Pembekalan itu agenda utama diatur dari pusat pada 11 November di Makassar kurang lebih 3 hari,"pungkasnya. (Vian)
Share it:
Jayapura, Dharapospapua.com - Sekretaris DPR Papua Julia Waromi menyatakan tidak ada alasan tidak melantik anggota DPR Papua periode 2019-2024 karena masa jabatan anggota DPRP periode sebelumnya berakhir 30 Oktober.    “Kami telah menerima SK dari pusat pada 29 Oktober pagi, sehingga pada siangnya langsung dilakukan Rapat Banmus untuk menetapkan pelantikan pada 31 Oktober besok,” ungkapnya di Jayapura, Rabu (30/10/2019).
Sekretaris DPR Papua, Julia Waromi
Jayapura, Dharapospapua.com - Sekretaris DPR Papua Julia Waromi menyatakan tidak ada alasan tidak melantik anggota DPR Papua periode 2019-2024 karena masa jabatan anggota DPRP periode sebelumnya berakhir 30 Oktober.

“Kami telah menerima SK dari pusat pada 29 Oktober pagi, sehingga pada siangnya langsung dilakukan Rapat Banmus untuk menetapkan pelantikan pada 31 Oktober besok,” ungkapnya di Jayapura, Rabu (30/10/2019).

Waromi katakan, awalnya juga ada isu berkembang bahwa kemungkinan molor karena terkait dengan pengangkatan 14 kursi.

“Tapi kami tunggu hingga proses 14 belum, masih kami tunggu dari eksekutif. Makanya apapun tetap jalan besok pelantikan tidak bisa tidak," tegasnya.

Menurut Waromi, pihaknya sudah mengirim surat ke Kepala Pengadilan Tinggi Papua karena Kepala Pengadilan Tinggi yang akan melantik para anggota dewan. Dalam pelantikan itu diperkirakan 500 tamu undangan akan hadir dan hanya tamu undangan ini yang diperbolehkan masuk dalam ruang sidang.

"Tamu dari pusat kalau tidak ada halangan Dirjen Otda akan hadir. Kemudian anggota DPR RI dari daerah pemilihan Papua yakni Komarudin Watubun, Yan Mandenas, Sulaeman Hamzah," ujarnya.

Diungkapkan Waromi, untuk masalah pengamanan, pihaknya sudah menyurati Kapolda minta pengamanan mengantisipasi hal-hal tak diinginkan. Setelah dilantik para anggota dewan akan langsung dilakukan pemilihan ketua sementara untuk melaksanakan pembentukan alat kelengkapan dewan dan pembekalan.

"Ketua sementara yang tandatangan SPPDnya terkait pembekalan, Tapi siapa ketua sementara akan dikembalikan kepada anggota dewan," tandasnya.

Waromi menambahkan, terkait 14 kursi hingga kini belum ada SK-nya sehingga 55 anggota dewan yang ada kini yang didahulukan.

“Kalau mekanisme 14 kursi jalan sesuai dan ada SK dari Jakarta tentu akan dilantik. Pembekalan itu dengan sendirinya. Pembekalan itu agenda utama diatur dari pusat pada 11 November di Makassar kurang lebih 3 hari,"pungkasnya.


(Vian)
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga