67 Calkada Sudah Mendaftar Ke DPD Gerindra Papua

Jayapura, Dharapospapua.com - Sebanyak 67 orang calon kepala daerah (Calkada) yang telah mendaftar baik di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) maupun yang mendaftar di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Provinsi Papua untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 11 Kabupaten yang ada di Papua. Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni SH mengatakan para calon bupati dan wakil bupati itu berasal dari kabupaten yang akan ikut Pilkada diantaranya, Supiori, Memberamo Raya, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Merauke, Asmat dan Bovendigoel. "Nanti dijadwalkan hari Kamis, Jumat dan Sabtu, masing-masing pasangan akan mempresentasikan visi misi mereka. Kita akan membentuk Panelis, ada dari Akademisi, dan juga ada pengurus-pengurus partai," ujarnya di Jayapura, Rabu (6/11/2019). Yanni katakan, para calon diberi kesempatan mempersentasikan visi misi mereka dan bila didukung oleh Partai Gerindra. “Serta langkah apa yang akan mereka lakukan nantinya, baik itu petahana maupun bagi calon-calon yang baru dan kemudian bagaimana komitmennya kepada partai kedepan,” katanya. Menurut Yanni, sebetulnya yang paling utama dalam presentasi itu, pihaknya ingin menjaring calon-calon dari putra-putri terbaik Papua, yang nantinya memimpin di kabupaten-kabupaten itu. “Salah satu alasannya karena kemajuan dari kabupaten itu tentu sangat dominan dengan calon-calon yang mempunyai kepedulian dan kontribusi kepada daerah,” ujarnya. Yanni menambahkan, terkait persyaratan para calon sama dengan partai lain pada umumnya misalnya tidak sedang menghadapi masalah hukum, sehat jasmani. "Dilain sisi kalau soal mahar, itu kan masing-masing partai punya kebijakan. Ya walaupun tidak dipungkiri membangun partai itu kan tidak gampang. Kalaupun ada, saya pikir itu masing-masing partai punya kebijakan, kan lain-lain partai berbeda-beda," pungkasnya. (Vian)
Share it:
Jayapura, Dharapospapua.com - Sebanyak 67 orang calon kepala daerah (Calkada) yang telah mendaftar baik di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) maupun yang mendaftar di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Provinsi Papua untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 11 Kabupaten yang ada di Papua.    Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni SH mengatakan para calon bupati dan wakil bupati itu berasal dari kabupaten yang akan ikut Pilkada diantaranya, Supiori, Memberamo Raya, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Merauke, Asmat dan Bovendigoel.
Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni, SH
Jayapura, Dharapospapua.com - Sebanyak 67 orang calon kepala daerah (Calkada) yang telah mendaftar baik di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) maupun yang mendaftar di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra Provinsi Papua untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di 11 Kabupaten yang ada di Papua.

Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni SH mengatakan para calon bupati dan wakil bupati itu berasal dari kabupaten yang akan ikut Pilkada diantaranya, Supiori, Memberamo Raya, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Merauke, Asmat dan Bovendigoel.

"Nanti dijadwalkan hari Kamis, Jumat dan Sabtu, masing-masing pasangan akan mempresentasikan visi misi mereka. Kita akan membentuk Panelis, ada dari Akademisi, dan juga ada pengurus-pengurus partai," ujarnya di Jayapura, Rabu (6/11/2019).

Yanni katakan, para calon diberi kesempatan mempersentasikan visi misi mereka dan bila didukung oleh Partai Gerindra.

“Serta langkah apa yang akan mereka lakukan nantinya, baik itu petahana maupun bagi calon-calon yang baru dan kemudian bagaimana komitmennya kepada partai kedepan,” katanya.

Menurut Yanni, sebetulnya yang paling utama dalam presentasi itu, pihaknya ingin menjaring calon-calon dari putra-putri terbaik Papua, yang nantinya memimpin di kabupaten-kabupaten itu.

“Salah satu alasannya karena kemajuan dari kabupaten itu tentu sangat dominan dengan calon-calon yang mempunyai kepedulian dan kontribusi kepada daerah,” ujarnya.

Yanni menambahkan, terkait persyaratan para calon sama dengan partai lain pada umumnya misalnya tidak sedang menghadapi masalah hukum, sehat jasmani.

"Dilain sisi kalau soal mahar, itu kan masing-masing partai punya kebijakan. Ya walaupun tidak dipungkiri membangun partai itu kan tidak gampang. Kalaupun ada, saya pikir itu masing-masing partai punya kebijakan, kan lain-lain partai berbeda-beda," pungkasnya.


(Vian)
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga