Kapolda: Situasi Papua Sudah Kondusif Pasca Insiden Tolikara

Jayapura, Dharapospapua.com - Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan, situasi di Papua saat ini aman dan kondusif pasca insiden di Kabupaten Tolikara Kapolda Waterpauw dalam rilis yang diterima media ini, Rabu (13/11/2019) mengatakan pasca kejadian pembakaran rumah milik Teur Wandik di karubaga, Kabupaten Tolikara pada hari Sabtu (9/11/2019), situasi saat ini telah aman dan kondusif. “Pelayanan publik serta aktifitas masyarakat telah berjalan seperti biasa, untuk kasus tersebut telah ditangani oleh penyidik Polres Tolikara,” katanya. Kapolda berharap warga masyarakat yang ada di Papua bersama-sama menjaga kamtibmas yang aman dan damai. “Kita ketahui bahwa pada tahun 2020 mendatang, Papua memiliki event yang sangat besar diantaranya PON 2020 dan Pilkada di 11 Kabupaten,” ungkapnya. Dijelaskan Kapolda, suatu kebanggan bagi warga Papua bahwa pada pelaksanaan PON XX tahun 2020 nanti dipercaya sebagai tuan rumah, dan saat ini Papua sudah memiliki stadion termegah kedua di Indonesia yaitu Stadion Papua Bangkit yang terletak di Kabupaten Jayapura dan akan menjadi tempat penyelenggaraan Utama PON XX nanti. “Untuk itu marilah kita gelorakan semangat guna mensukseskan PON XX nanti, sukses sebagai penyelenggara, sukses sebagai tuan rumah yang baik, dan yang utama sukses dalam prestasi olahraga yang akan dilombakan,” katanya. “Agar pelaksanaan PON 2020 di tanah Papua dapat berjalan dengan lancar dan baik dan juga para Atlet yang akan bertanding dari luar maupun lokal tidak merasa ketakutan dan merasa sangat nyaman berada di tanah,” katanya lagi. Kapolda juga mengimbau bagi para Mahasiswa Eksodus yang masih berada di Papua untuk dapat kembali ke daerah studi masing-masing untuk melanjutkan perkuliahaannya, karena Pemerintah telah menjamin keamanan di seluruh wilayah Republik Indonesia dengan tidak membeda-bedakan suku, ras. “Mahasiswa Papua merupakan bagian dari rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga dilindungi oleh negara baik pemerintah pusat dan daerah setempat. Belajar merupakan modal dasar untuk membangun daerah asal,”pungkasnya. (Vian)
Share it:
Jayapura, Dharapospapua.com - Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan, situasi di Papua saat ini aman dan kondusif pasca insiden di Kabupaten Tolikara    Kapolda Waterpauw dalam rilis yang diterima media ini, Selasa (12/11/2019) mengatakan pasca kejadian pembakaran rumah milik Teur Wandik di karubaga, Kabupaten Tolikara pada hari Sabtu (9/11/2019), situasi saat ini telah aman dan kondusif.    “Pelayanan publik serta aktifitas masyarakat telah berjalan seperti biasa, untuk kasus tersebut telah ditangani oleh penyidik Polres Tolikara,” katanya.
Jayapura, Dharapospapua.com - Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan, situasi di Papua saat ini aman dan kondusif pasca insiden di Kabupaten Tolikara

Kapolda Waterpauw dalam rilis yang diterima media ini, Selasa (12/11/2019) mengatakan pasca kejadian pembakaran rumah milik Teur Wandik di karubaga, Kabupaten Tolikara pada hari Sabtu (9/11/2019), situasi saat ini telah aman dan kondusif.

“Pelayanan publik serta aktifitas masyarakat telah berjalan seperti biasa, untuk kasus tersebut telah ditangani oleh penyidik Polres Tolikara,” katanya.

Kapolda berharap warga masyarakat yang ada di Papua bersama-sama menjaga kamtibmas yang aman dan damai.

“Kita ketahui bahwa pada tahun 2020 mendatang, Papua memiliki event yang sangat besar diantaranya PON 2020 dan Pilkada di 11 Kabupaten,” ungkapnya.

Dijelaskan Kapolda, suatu kebanggan bagi warga Papua bahwa pada pelaksanaan PON XX tahun 2020 nanti dipercaya sebagai tuan rumah, dan saat ini Papua sudah memiliki stadion termegah kedua di Indonesia yaitu Stadion Papua Bangkit yang terletak di Kabupaten Jayapura dan akan menjadi tempat penyelenggaraan Utama PON XX nanti.

“Untuk itu marilah kita gelorakan semangat guna mensukseskan PON XX nanti, sukses sebagai penyelenggara, sukses sebagai tuan rumah yang baik, dan yang utama sukses dalam prestasi olahraga yang akan dilombakan,” katanya.

“Agar pelaksanaan PON 2020 di tanah Papua dapat berjalan dengan lancar dan baik dan juga para Atlet yang akan bertanding dari luar maupun lokal tidak merasa ketakutan dan merasa sangat nyaman berada di tanah,” katanya lagi.

Kapolda juga mengimbau bagi para Mahasiswa Eksodus yang masih berada di Papua untuk dapat kembali ke daerah studi masing-masing untuk melanjutkan perkuliahaannya, karena Pemerintah telah menjamin keamanan di seluruh wilayah Republik Indonesia dengan tidak membeda-bedakan suku, ras.

“Mahasiswa Papua merupakan bagian dari rakyat Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga dilindungi oleh negara baik pemerintah pusat dan daerah setempat. Belajar merupakan modal dasar untuk membangun daerah asal,”pungkasnya.

(Vian)
Share it:

Papua

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga