Bappeda Kota Jayapura Gelar Monitoring Meja Triwulan IV

Badan Perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) Kota Jayapura menggelar Monitoring Meja Program dan Kegiatan Pembangunan Triwulan IV (Empat) Tahun 2019 di gedung Sian Soor serta dibuka Wali Kota setempat, DR. Benhur Tomi Mano, MM (BTM), Senin (16/12/2019).
Share it:

Wali Kota BTM Soroti Beberapa OPD Kerja Belum Maksimal

Peserta Monitoring Meja Program dan Kegiatan Pembangunan Triwulan IV Tahun 2019
Jayapura, Dharapospapua.com - Badan Perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) Kota Jayapura menggelar Monitoring Meja Program dan Kegiatan Pembangunan Triwulan IV (Empat) Tahun 2019 di gedung Sian Soor serta dibuka Wali Kota setempat, DR. Benhur Tomi Mano, MM (BTM), Senin (16/12/2019).

Kepala Bappeda Dr. Ir. Rory Cony Huwae, MM mengatakan jumlah dana belanja langsung triwulan ke IV (Empat) sebesar Rp495.018.819.014 bertambah dari total belanja langsung pada triwulan III (Tiga) sebesar Rp475.884.950.208 dengan selisih dana sebesar Rp19.133.868.806.

“Dengan Prosentasi lanjut Rori dana DAU sebesar 55%, dana DAK 22%, Otsus 6%, dana DID 7%, dan bagi hasil 6%, ABT 4%, dana tersebut untuk membiayai 188 program dan 599 kegiatan. yang secara fisik sudah mencapai 98,34% dan realisasi keuangan sebesar 85,64% ,dengan penyerapan dana sebesar Rp423.849.147.632, “tukasnya.

Wali Kota Jayapura, Dr Benhur Tomi Mano (BTM)
Wali Kota BTM nampak belum begitu puas dengan kinerja bawahanya bahkan menyoroti beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang bekerja belum begitu maksimal.

“Seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat kampung (DPMK) untuk memperhatikan penggunaan dana Desa, karena jika tidak maka kita dianggap gagal,” ujarnya.

BTM katakan, tinggal beberapa waktu lagi akan dilakukan penutupan tahun anggran 2019,sehingga pelaporan harus dipacu agar pencairan tahap III dan IV bisa dilakukan.

“Saya minta dinas untuk terus mengawal pengelolaan atau penggunaan dana Desa untuk pengawasan pengendalian bahkan penggunaan, selain itu kepada bagian keuangan untuk harus berhati-hati dalam melakukan pencairan karena untuk dana desa saat ini lebih ketat,“katanya.

“Untuk  pencairan dana pertama harus menyelesaikan laporan dengan baik kemudian dana tahap dua bisa dicairkan. Namun sangat disayangkan anggaran mencapai Rp7 miliar, tapi hasil dari pembangunan di kampung tidak begitu nampak, sementara pencairan sangat lancar,” katanya lagi.

Dijelaskan BTM, untuk Dinas Kesehatan yang disoroti juga, saat BPKP menyampaikan laporan pemeriksaan khusus ternyata mendapat penilaian kurang efektif untuk itu segera dibenahi pelaporannya. Karena jika hal itu tidak ditindaklanjuti, maka akan mempengaruhi opini WTP pemerintah Kota Jayapura.

“Saya minta Asisten yang membawahi dinas ini, kemudian Sekda, Wakil Wali Kota, Bagian Keuangan harus menindaklanjuti laporan BPK,”tandasnya.

Wali Kota BTM juga menyoroti pelayanan di Puskesmas Kotaraja yang tidak melayani pasien dengan maksimal, karena membeda bedakan pasien. Selain itu beberapa program prioritas yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tiga tahun sisa kepemimpinannya.

“Seperti pengembangan gedung utama di sisi kiri kantor walikota, kemudian pasar Youtefa, terkait penyelesaian pasar ini saya minta harus ada keberanian untuk penyelesaiannya. Walaupun beberapa los yang sudah rampung 100%, seperti los mama mama Papua, los ikan dana akan ditambah los sayur dan buah serta pasar induk,” bebernya.

Wali Kota BTM menambahkan, untuk pasar Entrop yang sejak peresmian sampai saat ini belum dihibahkan kepada Pemerintah Kota karena jika sudah maka pihaknya bisa menarik retribusi ,dan mengembangkan pasar dok  IX agar bisa maju.

“Selain itu pasar sentral Hamadi dan pasar - pasar penyangga yang ada di kota Jayapura.Karena semua yang kita dibicarakan ini tentu berpengaruh kepada ekonomi di kota,” ungkapnya.

Wali Kota BTM menandaskan, untuk terminal tipe A di Entrop agar dinas Perhubungan terus dorong dipercepat penyelesaian sehingga pemerintah kota bisa menata dengan baik.

“Saya berjanji hal-hal yang belum tuntas, dalam kurun waktu 3 tahun sisa kepimpinan semuanya harus tuntas,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, hadir pada Monitoring itu Wakil Ketua I DPRD Kota Jayapura, Jhon Betaubun, SH. MH dan sejumlah anggota Dewan,Wakil Wali Kota, Ir. H. Rustan Saru.MM, Sekda Dr.Frans Pekey.M.Si, Kepala BPKAD. Dr.Adolf Siahay,SE.M.Si.AK.CK, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, Kepala Distrik dan Kelurahan, Kepala Puskesmas dan para kepala sekolah.


 (HAR)
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga