DPRD Kota Jayapura Gelar Pertemuan Dengan Perum Bulog

Jayapura, Dharapospapua.com - Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD kota Jayapura melakukan pertemuan dengan Kepala Perum Bulog Divisi Regional Papua dan Papua Barat. Pertemuan dalam rangka rapat konsultasi dan koordinasi ketersediaan stok pangan menjelang Natal dan Tahun Baru di ruang rapat Bulog. Selasa (10/12/2019). Pantauan media ini selain melakukan pertemuan para anggota Dewan juga turun langsung ke gudang Dolog di Tasangka dan didampingi kepala Perum Bulog Wakil Ketua DPRD Kota Jayapura, Jhon Y Betaubun, SH, MH menyatakan atas nama pimpinan DPRD kota Jayapura bersama seluruh anggota DPR dirinya memberikan apresiasi kepada Kakanwil Bulog Papua dan Papua Barat bersama jajarannya. “Dari hasil pertemuan ini kami telah mendengar pemaparan dari Kepala Perum Bulog Divisi Regional Papua dan Papua Barat, hingga kunjungan ke gudang bahwa ketersediaan pangan cukup sampai Natal dengan tahun baru,”katanya. “Kami dari DPRD kota Jayapura bersama pemerintah kota Jayapura menghimbau kepada rakyat setempat, bahwa ketersediaan bahan pangan sangat cukup dan tidak usah kuatir. Karena ketersediaannya sampai Natal dan Tahun Baru,“ katanya lagi. Sementara itu kepala Perum Bulog Divisi Regional Papua dan Papua Barat, Sopran Kenedi mengatakan kunjungan DPRD kota Jayapura untuk mengetahui ketersediaan pasokan bahan pangan maupun stabilisasi harga yang dilakukan oleh Bulog menjelang hari Natal dan Tahun Baru, sekaligus melakukan silatuhrami. “Stok beras dipastikan ke konsumen dua bulan kedepan sangat cukup, sementara untuk gula pasir disediakan kurang lebih 1500 ton untuk kebutuhan kota Jayapura sudah lebih dari cukup. Sedangkan untuk gula pasir bagi wilayah Papua dan Papua Barat ada sekitar 560 ton, jadi kita melakukan pemerataan pesediaan supaya beberapa wilayah kebutuhan bahan pangan bisa diakomodir,” ujarnya. Dijelaskan Sopran, secara keseluruhan untuk stok pangan relatif tersedia cukup dan tidak bermasalah, begitu juga gula pasir, terigu, minyak goreng telah disediakan untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru. “Bahwa ada beras yang dijual di pasar namun kemasannya, tidak sesuai standar sehingga bisa disebut illegal, karena mengunakan kemasan bertuliskan Bulog,” bebernya. Sopran menambahkan, kedepan akan ditertibkan karena karung - karung beras tersebut tidak resmi dikeluarkan oleh Bulog sehingga dikawatirkan karung-karung tersebut diisi dengan beras yang kurang bagus sehingga akan mempengaruhi image Perum Bulog. “Sejak Januari 2019 Bulog sudah melakukan berbagai kegiatan terhadap ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga,“pungkasnya. (HAR).
Share it:
Jayapura, Dharapospapua.com - Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD kota Jayapura melakukan pertemuan dengan Kepala Perum Bulog Divisi Regional Papua dan Papua Barat.    Pertemuan dalam rangka rapat konsultasi dan koordinasi ketersediaan stok pangan menjelang Natal dan Tahun Baru di ruang rapat Bulog. Selasa (10/12/2019).    Pantauan media ini selain melakukan pertemuan para anggota Dewan juga turun langsung ke gudang Dolog di Tasangka dan didampingi kepala Perum Bulog
Jayapura, Dharapospapua.com - Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD kota Jayapura melakukan pertemuan dengan Kepala Perum Bulog Divisi Regional Papua dan Papua Barat.

Pertemuan dalam rangka rapat konsultasi dan koordinasi ketersediaan stok pangan menjelang Natal dan Tahun Baru di ruang rapat Bulog. Selasa (10/12/2019).

Pantauan media ini selain melakukan pertemuan para anggota Dewan juga turun langsung ke gudang Dolog di Tasangka dan didampingi kepala Perum Bulog

Wakil Ketua DPRD Kota Jayapura, Jhon Y Betaubun, SH, MH menyatakan atas nama pimpinan DPRD kota Jayapura bersama seluruh anggota DPR dirinya memberikan apresiasi kepada Kakanwil Bulog Papua dan Papua Barat bersama jajarannya.

“Dari hasil pertemuan ini kami telah mendengar pemaparan dari Kepala Perum Bulog Divisi Regional Papua dan Papua Barat, hingga kunjungan ke gudang bahwa ketersediaan pangan cukup sampai Natal dengan tahun baru,”katanya.

“Kami dari DPRD kota Jayapura bersama pemerintah kota Jayapura menghimbau kepada rakyat setempat, bahwa ketersediaan bahan pangan sangat cukup dan tidak usah kuatir. Karena ketersediaannya sampai Natal dan Tahun Baru,“ katanya lagi.

Sementara itu kepala Perum Bulog Divisi Regional Papua dan Papua Barat,  Sopran Kenedi mengatakan kunjungan DPRD kota Jayapura untuk mengetahui ketersediaan pasokan bahan pangan maupun stabilisasi harga yang dilakukan oleh Bulog menjelang hari Natal dan Tahun Baru, sekaligus melakukan silatuhrami.

“Stok beras dipastikan ke konsumen dua bulan kedepan sangat cukup, sementara untuk gula pasir disediakan kurang lebih 1500 ton untuk kebutuhan kota Jayapura sudah lebih dari cukup. Sedangkan untuk gula pasir bagi wilayah Papua dan Papua Barat ada sekitar 560 ton, jadi kita melakukan pemerataan pesediaan supaya beberapa wilayah kebutuhan bahan pangan bisa diakomodir,” ujarnya.

Dijelaskan Sopran, secara keseluruhan untuk stok pangan relatif tersedia cukup dan tidak bermasalah, begitu juga gula pasir, terigu, minyak goreng telah disediakan untuk kebutuhan Natal dan Tahun Baru.

“Bahwa ada beras yang dijual di pasar namun kemasannya, tidak sesuai standar sehingga bisa disebut illegal, karena mengunakan kemasan bertuliskan Bulog,” bebernya.

Sopran menambahkan, kedepan akan ditertibkan karena karung - karung beras tersebut tidak resmi dikeluarkan oleh Bulog sehingga dikawatirkan karung-karung tersebut diisi dengan beras yang kurang bagus sehingga akan mempengaruhi image Perum Bulog.

“Sejak Januari 2019 Bulog sudah melakukan berbagai kegiatan terhadap ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga,“pungkasnya.

(HAR).
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga