Jhoni Banua Rouw Resmi Pimpin DPR Papua

Pengangkatan Jhoni Banua Rouw sebagai Ketua DPR Papua dan tiga Wakil Ketua berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Nomor 161.91.57 tahun 2019 tentang peresmian pengangkatan Pimpiana DPR Papua
Share it:
Jayapura, Dharapospapua.com - Jhoni Banua Rouw resmi menjadi Pimpinan definitif DPR Papua masa jabatan 2019-2024 setelah diambil sumpah janji pelantikan oleh ketua Pengadilan Tinggi Jayapura dalam sidang Paripurna, Selasa (17/12/2019).    Pengangkatan Jhoni Banua Rouw sebagai Ketua DPR Papua dan tiga Wakil Ketua berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Nomor 161.91.57 tahun 2019 tentang peresmian pengangkatan Pimpinan DPR Papua.    Tiga nama Wakil Ketua DPR Papua priode 2019-2024 yaitu Yunus Wonda, Edoardus Kaize,dan Julianus Rumbairusi.
Jayapura, Dharapospapua.com - Jhoni Banua Rouw resmi menjadi Pimpinan definitif DPR Papua masa jabatan 2019-2024 setelah diambil sumpah janji pelantikan oleh ketua Pengadilan Tinggi Jayapura dalam sidang Paripurna, Selasa (17/12/2019).

Pengangkatan Jhoni Banua Rouw sebagai Ketua DPR Papua dan tiga Wakil Ketua berdasarkan Surat Keputusan (SK) dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Nomor 161.91.57 tahun 2019 tentang peresmian pengangkatan Pimpinan DPR Papua.

Tiga nama Wakil Ketua DPR Papua priode 2019-2024 yaitu Yunus Wonda, Edoardus Kaize,dan Julianus Rumbairusi.

Jhony Banua Rouw usai pelantikan mengatakan, agenda berikutnya yang akan dikerjakan adalah pengesahan Tata Tertib (tatib) yang telah dikonsultasikan ke Kemendagri hanya saja DPR Papua belum menerimanya.

"Sudah dikirim tapi kami belum terima. Mungkin Januari baru tatib ini disahkan," ungkapnya

Rouw katakan, jadwal kerja DPR Papua yang kini paling dekat adalah para anggota akan melakukan reses ke daerah pemilihannya masing-masing.

"Besok ini anggota DPR Papua reses. Setelah masuk Januari mungkin kami melanjutkan pembahasan tatib," tegasnya.

Diungkapkan Rouw, pada Januari mendatang DPR Papua juga akan berkunjung ke MRP. Tujuannya untuk bersinergi dengan lembaga itu menyamakan persepsi agar bisa seirama.

"Selain itu seperti dalam sambutan saya tadi, ke depan kami akan jadwalkan membuka ruang untuk berdialog dengan siapa saja yang akan menyampaikan aspirasinya," ucapnya.

Rouw menambahkan, jika ada hal-hal yang perlu disampaikan ke DPR Papua tidak mesti dengan demonstrasi tapi datang berdiskusi, bertatap muka dan menyerahkan aspirasi.

"Kan kasian kalau mesti demo, Datang panas-panas. Pakai mobil dan lainnya. Setelah itu hanya bacakan aspirasi kemudian pulang," katanya.

Sekedar diketahui, pelantikan Ketua dan Wakil ketua DPR Papua dihadiri Sekda Papua mewakili gubernur Papua, Fokopimda Provinsi Papua, Ketua KPU Papua, Ketua Bawaslu Papua.


(Matu)
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga