Merusak Fasilitasi PDAM Jayapura Langsung Ditindak Tanpa Tindakan Persuasif

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura dengan Kepoliasian RI resort Jayapura kota melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU)
Share it:
Dirut PDAM Jayapura, Entis Sutisna (kiri) bersama Kapolresta Jayapura
AKBP Gustav Urbinas (kanan)
Jayapura, Dharapospapua.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura dengan Kepoliasian RI resort Jayapura kota melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang penyelenggaraan pengamanan sistem penyediaan air minum dan penindakan pencurian dan atau pengambilan air secara liar, serta tindak pidana pelayanan usaha air minum di lingkungan perusahaan daerah air minum Jayapura.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Jayapura Entis Sutisna mengatakan, dalam kurun waktu beberapa tahun ini terjadi kondisi yang sungguh ironis dimana ada masyarakat yang telah melakukan tindakan melangar hukum yaitu terjadi pencurian air dan tindakan pengrusakan terhadap fasilitas PDAM.

“Oleh karena itu ditahun 2020 setelah pada hari ini kita melakukan penandatanganan nota kesepahaman antara PDAM Jayapura dengan kepoliasian RI resort Jayapura kota maka, bagi yang melakukan pengrusakan terhadap fasilitas PDAM Jayapura tidak adalagi tindakan persuasif tetapi akan ditindak secara hukum,”ujarnya dalam sambutannya pada acara MoU di Hotel Sahid Senin (16/12/2019).

Sutisno berharap, dengan adanya MoU dengan Polres Jayapura  dapat memberikan dukungan keamanan terhadap personil dilapangan dan melakukan penindakan terhadap masyarakat yang merusak fasilitas PDAM serta melakukan penindakan terhadap pelangan PDAM yang menunggak.

“Saya menghimbau kepada tukang ledeng dan keluarga besar PDAM pada tahun 2020 mendatang, kita mengoptimalkan pelayanan dan memastikan spam kita terjaga dengan baik,”tegasnya.

Ditempat yang sama Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav Urbinas mengatakan penandatanganan nota kesepahaman meru[akan kesepakatan bahwa himbauan dan mediasi persuasif ditutup di tahun 2019.

“Pengamanan dan penindakan yang akan dilakukan tentunya kita akan mengacu pada usul yang tercantum dalam MOU pada hari ini,” tandasnya.

Dijelaskan Gustav pengamanan yang akan dilakukan yaitu mengamankan kegiatan orang dan kegiatan dari PDAM, kemudian melakukan pengamanan dalam beberapa kegiatan lain termasuk aset maupun sarana dan prasarana pendukung dalam rangka terselengaranya penyedian sistem penyedian air minum. Sedangkan untuk penindakan yaitu melakukan penindakan terhadap orang yang melakukan pencurian air, penyambungan pipa air secara liar.

“Di tahun tahun 2020 nantinya dari kami Polresta Jayapura kota sudah sepakat akan mengikuti semua program dari PDAM, sehingga kami menghimbau kepada instansi lain, apabila ada pengerjaan yang dapat merusak fasilitas dari pada PDAM yang ada di Kota ini,”katanya

“Perlu adanya koordinasi dengan pihak PDAM,agar jagan terjadi miskoakan. Sebab kalau tidak ada pemberitahuan dari ke PDAM dan PDAM melaporkan ada pengrusakan kami dari pihak kepolisian tidak segan-segan untuk melakukan penindakan,”katanya lagi.

Gustav menambahkan Pihakn Polresta dan PDAM akan mensosialisasikan sebagai himbauan kepada masyarakat di akhir Desember atau awal Januari agar masyarakat juga mengetahui tentang MoU tersebut

“Dan di tahun 2020 mendatang, langkah kita adalah penertiban dan penegakan hukum,” pungkasnya.


(Vian).
Share it:

Kota Jayapura

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga