Tak Produktif, 347 Tenaga Kontrak RSUD Jayapura Akan Direkrut Ulang

Direktur RSUD Jayapura drg. Aloysius Giyai, M.Kes memastikan proses perekrutan ulang terhadap 347 tenaga kontrak honor yang bekerja di fasilitas kesehatan tersebut.
Share it:
Gedung RSUD Jayapura
Jayapura, Dharapospapua.com – Direktur RSUD Jayapura drg. Aloysius Giyai, M.Kes memastikan proses perekrutan ulang terhadap 347 tenaga kontrak honor yang bekerja di fasilitas kesehatan tersebut.

Keputusan rekrut ulang tersebut merujuk pada kinerja mereka yang tidak sesuai kompetensi sehingga menjadi tidak produktif.

“Besok, saya akan kumpulkan 347 tenaga kontrak honor yang menurut saya kinerja mereka tidak produktif dan tak sesuai kompetensi. Saya minta mereka melamar kembali untuk direkrut ulang sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” demikian pernyataannya yang disampaikannya seusai dilantik bersama 28 pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintahan Provinsi Papua, Kamis (23/1/2020).

Pelantikan oleh Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, SE, MM ini berlangsung di Gedung Negara, Dok V Jayapura.

Seusai pelantikan, Giyai mengaku perekrutan ulang tenaga kontrak ini menjadi salah satu dari sejumlah langkah krusial yang akan dilakukannya demi memperbaiki kinerja RSUD Jayapura.

Ia juga akan melakukan perbaikan sistem pelayanan para dokter umum dan spesiasialis di klinik, rawat inap, kunjungan/visit dokter, masalah penentuan resep obat, dan keperawatan yang masih amburadul.

Termasuk, menertibkan tenaga dokter spesialis yang statusnya ASN agar wajib memiliki waktu pelayanan minimal 8 jam di RSUD Jayapura, bukan lebih banyak waktu praktek di rumah sakit swasta.

“Kalau tidak mau, silahkan pilih, tetap di RSUD Jayapura atau ke rumah sakit swasta. Kalau anda ASN dan tetapi tetap tak patuh, maka kita pecat! Kemudian yang tak punya SIP atau ada tapi mati, segera urus. Kalau tidak saya non aktifkan seperti 4 dokter di Desember 2019 lalu,” tegas mantan mantan Kepala Dinas Kesehatan Papua ini.

Giyai juga berencana merombak seluruh bangunan yang kumuh seperti ruangan VCT, fisioterapi, radiologi, hemodialisa dan ruangan bedah syaraf untuk selanjutnya dibangun gedung yang representatif dilengkapi taman yang indah.

“Untuk itu, saya mohon dukungan dari semua pihak, terutama Pemerintah provinsi sebagai pemilik rumah sakit termasuk pembenahan lainnya yang akan segera dilaksanakan demi memperbaiki pelayanan,” tandasnya.

Pihaknya juga telah menetapkan nilai organisasi yakni PRIMA yaitu Panutan, Ramah, Inovatif, Melayani dengan hati, serta Aman dan nyaman. Sedangkan moto pelayanan yaitu terapkan 5S: Sapa Senyum Salam Segani Selamat.

“Ini harus dijiwai oleh seluruh petugas di RSUD Jayapura,” tukasnya.

(And)
Share it:

Politik dan Pemerintahan

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga