SKB Biak Gelar Bimtek Pengimbasan Bagi Guru, Mitra dan Penilik PAUD

Pandemi Covid-19 tidak diragukan lagi membawa perubahan di segala aspek kehidupan, tidak terkecuali pendidikan untuk anak usia dini.
Share it:
SPNF-SKB  menggelar bimtek dalam jaringan d bagi guru PAUD, penilik juga mitra, 6 - 19 Juli 2020

Biak, Dharapospapua.com - Pandemi Covid-19 tidak diragukan lagi membawa perubahan di segala aspek kehidupan, tidak terkecuali pendidikan untuk anak usia dini.

Metode konvensional sebelumnya berupa tatap muka di sekolah kini disesuaikan menjadi metode daring.

Untuk alasan ini, Direktorat PAUD dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI kemudian mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) dalam jaringan bagi guru, mitra, dan penilik paud dalam pelaksanaan belajar dari rumah.

Hal ini kemudian ditindaklanjuti oleh BP PAUD Diknas Provinsi Papua dan untuk Kabupaten Biak Numfor,  digelar SPNF-SKB  menggelar bimbingan teknis dari rumah bagi guru Paud, penilik juga mitra.

Kegiatan ini berlangsung selama 5 hari kerja bertempat di aula SPNF-SKB Biak, 6 – 10 Juli 2020.

Kepala SKB Biak, Margaretha Singgamui, S. Pd ketika ditemui Dharapospapua.com di ruang kerjanya, Selasa (7/7/2020) membenarkan hal itu.

Menurutnya, giat ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan bimtek belajar dari rumah bagi guru PAUD, penilik juga mitra dalam hal ini Himpaudi yang diselenggarakan oleh BP. Paud Dikmas Provinsi Papua.

“Seharusnya mereka (guru Paud, penilik,mitra-red) belajar secara virtual tetapi karena kondisi kelembagaannya yang  tidak dilengkapi dengan fasilitas internet, maka kami mengundang mereka kesini untuk menyampaikan materi-materi yang kami dapat pada bimtek,” terang Margaretha.

Sehingga, diharapkan, mereka juga dapat mempersiapkan lembaganya untuk menghadapi kebijakan belajar dari rumah selama masa pandemi Covid-19.

Diakui Margaretha, peserta yang mengikuti kegiatan pengimbasan ini berasal dari dalam maupun luar kota dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang terdiri dari 4 TK, 6 PAUD dan SPS yang ada di Biak Numfor.

“Alasan melibatkan peserta dari luar kota adalah dikarenakan tempat atau lembaga mereka tidak ada fasilitas internet jadi mereka pun harus mendapat informasi bagaimana anak itu tetap belajar selama kebijakan belajar di rumah,”tegasnya.

Dijelaskan pula, pada kegiatan pengimbasan ini diajarkan bagaimana trik-trik dan cara-cara yang bisa digunakan guru PAUD untuk membelajarkan anak selama di rumah.

Margaretha merincikan pula, ada 12 materi yang dibahas pada kegiatan ini antara lain pentingnya bermain bagi anak, bermain sains di rumah, bermain matematika di rumah, bermain bahasa di rumah, bermain seni di rumah, RPP belajar dari rumah,  penilaian hasil belajar,  pengasuhan positif,  dukungan psikologi awal, komunikasi efektif dengan orangtua.

“Dan materi terakhir mereka diajarkan membuat media untuk pembelajaran secara online seperti media zoom termasuk classroom dan juga bagaimana membuat grup di WA yang sederhana,” pungkasnya.

(Hend DK)
Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga