Modus Keselamatan Surgawi, Polisi Ringkus Pelaku Setubuhi Anak Dibawah Umur di Supiori

Pelaku tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Supiori.
Share it:

OA (23) warga Imbirsbar Distrik Kepulauan Aruri pelaku tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur

Supiori, Dharapospapua.com - Pelaku tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Supiori.

OA (23)  warga Imbirsbar Distrik Kepulauan Aruri pelaku tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur berhasil diringkus Unit Reskrim Polres Supiori di rumah pelaku, selasa (29/09/2020).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, perbuatan bejat ini berawal saat OA mengaku mendapatkan wahyu, dan bisa memberi keselamatan surgawi apabila bersetubuh dengannya.

Modus yang digunakan untuk mendapatkan pengikutnya tersangka OA berpura-pura kesurupan dan menyampaikan bahwa dia diberikan wahyu dari Tuhan,dan apabila mau selamat dari dunia dan bisa masuk surga harus melaksanakan ritual yaitu bersetubuh dengannya.

Dalam modusnya ini, tersangka bisa melakukan aksi bejatnya kepada OKF yang berumur 16 tahun

Mengetahui hal itu, keluarga korban mencari pelaku untuk menanyakan  kejadian ini. Ayah korban mencari pelaku dan mendapati OA di rumah kediamannya.

Awalnya OA ketika ditanya tidak mengakui perbuatan bejatnya.

Selanjutnya keluarga korban melaporkan kasus tersebut ke pihak Kepolisian Resort Supiori,dan pelaku  berhasil diamankan di kediamannya.

Kasat Reskrim Polres Supiori IPDA Alexander T, S.Tr.K didampingi KBO Reskrim Aipda Marthen Pattipelohy dan Kanit Pidum Bripka Semuel Hutubessy, saat melaksanakan pemeriksaan, OA mengakui perbuatan bejatnya dan sudah 3 kali menyetubuhi korban.

Atas perbuatannya, OA dikenakan Pasal 81 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tantang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang No 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang No 23 Tahun 2002 Tentang perlindungan Anak

OA kini diamankan di Mapolres Supiori guna proses hukum lebih lanjut.

(Hend DK)

Share it:

Hukum dan Kriminal

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga