BKKBN Papua Gelar Temu Kerja Pengelola Program Genre di Biak

Temu Kerja Generasi Berencana (genre) tingkat Provinsi Papua dilaksanakan di bertempat di Hotel Asanah Biak, (27/11/2020).
Share it:

Foto bersama peserta Temu Kerja Generasi Berencana

Biak, Dharapospapua.com – Temu Kerja Generasi Berencana (Genre) tingkat Provinsi Papua berlangsung di Hotel Asanah Biak, Jumat (27/11/2020).

Bupati Biak Numfor dalam sambutannya yang bibacakan Asiten III, Andreas Lameki mengatakan, pembinaan ketahanan remaja yang diusung BKKBN dibentuk menjadi bagian dari kebijakan pembangunan keluarga yang sesuai dengan siklus hidup. 

Hal tersebut bertujuan untuk menyiapkan remaja sebagai calon penduduk usia produktif agar mampu menjadi aktor atau pelaku pembangunan serta remaja sebagai calon orang tua agar mampu membangun keluarga berkualitas sehingga melahirkan generasi yang juga berkualitas.

“Dalam pembinaan ketahanan remaja, para remaja ditingkatkan pengetahuan dan pemahamannya oleh teman sebayanya di Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) dan juga peningkatan kualitas pengesahannya untuk orangtua melalui kader di Kelompok Bina Keluarga remaja (BKR),” ungkapnya.

Dengan pemahaman tersebut, diharapkan mereka akan terhindar dari perilaku berisiko seperti pernikahan dini dan seks pranikah termasuk penyalahgunaan napza dan dan sejumlah tindakan beresiko lainnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Charles Brabar. 

Dikatakaan, pengelolaan program kerja berencanan harusnya disesuaikan dengan dampak kemajuan dunia. 

"Maka sudah waktunya kita bersinergi dan bangun kolaborasi, membangun generasi itulah tujuannya," pungkasnya.

Terpisah, Kepala DP3AK Biak Numfor, Lourens Pattipeylohi yang ditemui seusai pembukaan kegiatan, mengatakan giat hari ini tentang genre yang merupakan satu program dari BKKBN bekerjasama dengan seluruh kabupaten/kota selaku pengelola program KB atau genre dimaksud.

“Kami sudah membentuk kelompok-kelompok genre dibeberapa sekolah seperti SMA Biak Barat maupun SMP dan SMA di Yawosi, Warsa maupun di Biak Timur. Rencana ke depan semua sekolah maupun perkumpulan organisasi gereja yang berperan membina remaja dan pemuda kami libatkan,” tandasnya.

Ditambahkan, harus dipersiapkan sejak janin dalam kandungan, lahir, bertumbuh sebagai balita dan sampai remaja, hingga dewasa dan lansia. 

Dan itu program daripada BKKBN. Jadi bukan saja program KB atau pelayanan yang diperhatikan tapi itu bagian sub terkecil yang wajib diperhatikan, dan sekarang bagaimana meningkatkan kualitas keluarga dan SDM itu sendiri.

“Pembinaan remaja ini bukan saja dari satu kelembagaan atau dinas tapi ini tanggung jawab kita bersama di situ harus dilibatkan seluruh instansi terkait dinas kesehatan dinas pendidikan maupun kepolisian yaitu bagian narkoba maupun pihak gereja sebagainya,” tandas Lourens.

Diharapkan, program ini dapat berjalan dengan  baik, semua tokoh agama tokoh masyarakat mari kita bersatu untuk melihat tugas dan tanggung jawab kita untuk bagaimana bisa membina generasi tulang punggung keluarga bangsa dan negara ini.

Turut hadir, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Keerom, Jayapura, Waropen, Kepulauan Yapen,  Kota Jayapura dan jajaran kepala OPD serta undangan lainnya.

(Hend DK)

Share it:

Daerah

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga