Kejari Biak Gelar Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Umum

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Biak Numfor Erwin PH Saragih, S.H, M.H menegaskan, Pemusnahan barang bukti ini sebagai bentuk transparansi informasi
Share it:

 Proses pemusnahan barang bukti tindak pidana umum di halaman kantor Kejari Biak Numfor, Kamis (10/12/2020)

Biak, Dharapospapua.com - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Biak Numfor Erwin PH. Saragih, SH, MH menegaskan, pemusnahan barang bukti ini sebagai bentuk transparansi informasi publik serta menjalin sinergi antar instansi baik aparat keamanan, pemerintah dan masyarakat.

Hal ini disampaikannya setelah melakukan pemusnahan barang bukti 26 perkara tindak pidana umum selama periode Januari hingga Oktober 2020, di halaman kantor Kejari Biak Numfor, Kamis (10/12/2020).

“Sebanyak 223 jenis barang bukti yang dimusnahkan berasal dari perkara tindak pidana berupa penikaman, pemboman ikan, pemerkosaan juga penipuan dengan modus arisan online,” beber Kajari.

Ditambahkan, barang bukti yang dimusnahkan ini semua telah memiliki kekuatan hukum  tetap untuk dimusnahkan berdasarkan putusan hakim.

“Barang bukti yang dimusnahkan dari 26 perkara  juga terdapat atribut berlambang Bintang Kejora dan KNPB yang terdiri dari topi, baju loreng, jaket loreng hingga sepatu PDL dan sangkur. Hal ini terdapat dalam lampiran data,” ungkapnya.

Dijelaskan pula, selain itu juga dimusnahkan sebanyak 2 unit ponsel berbagai merek yang menjadi barang bukti pendukung perkara penipuan bermodus arisan online dan kejahatan lainnya.

“Terdapat 20 unit senjata tajam, martil, sekop, komputer beserta printer, bantal, kasur, pakaian, balok kayu, obat peracik bom, print out e-tiket, buku tabungan, kartu ATM dan  rekening koran," tandasnya.

Turut hadir dalam pemusnahan barang bukti tersebut, Ketua Pengadilan Negeri Biak, Kasat Reskrim dan Kasatresnarkoba Polres Biak Numfor, Pasi Pers Kodim 1708/BN serta pejabat di lingkungan Kejari Biak Numfor.

(Hend DK)

Share it:

Hukum dan Kriminal

Masukan Komentar Anda:

0 comments:

Olahraga